About

loading...

Ini Ungkapan Konyol Rizieq Shihab Soal Ancaman Bom di Akhir Tahun Yang Bikin Ngakak

Berimbang.com-Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab berbicara tentang peristiwa ancaman serangan bom di akhir tahun. Menurutnya, berita tentang adanya ancaman bom itu adalah konyol.

Dijelaskannya, dalam lima tahun terakhir, setiap pergantian tahun, masyarakat Indonesia selalu dijejali berita-berita tentang "ancaman" serangan bom. Hanya ancaman, bukan kejadian bom meledak.


"Kenapa saya bilang konyol ? Begini, bagi yang (dulu) rajin nonton program berita kriminal 'SERGAP', pasti kenal sosok Bang Napi dengan celoteh khasnya," Ingat, kejahatan terjadi bukan hanya karena ada Niat pelakunya, tapi juga karena ada Kesempatan. Waspadalah... Waspadalah," kata Rizieq Shihab seperti dikutip melalui situs pribadinya, www.habibrizieq.co, Minggu (1/1/2017).





Menurutnya, dalam situs tersebut, teori kejahatan yang diperkenalkan oleh para kriminolog, bahwa niat dan kesempatan adalah faktor yang bisa mendorong seseorang untuk melakukan tindak kejahatan.

"Niat ada, kesempatan tidak ada, maka sulit bagi seseorang untuk melakukan tindak kejahatan. Begitu juga sebaliknya, kesempatan ada, tapi niat tidak ada, maka tidak akan (mungkin) terjadi tindak kejahatan," ujarnya dalam situs yang sama.


Dengan teori tersebut, dirinya meminta menganalisa dengan logika. Jika teroris benar-benar berniat melakukan serangan bom, kenapa harus memilih waktu di saat kesempatan yang tersedia sangat terbatas atau sempit.


Padahal, kata dia, ada 12 bulan atau 365 hari dalam setahun. Kenapa terus-terusan memilih waktu di akhir tahun, yang merupakan saat di mana aparat keamanan sedang sigap meningkatkan

kewaspadaannya.
"Ini kan konyol. Maling jemuran yang biasa beraksi di malam hari saja tentu akan berfikir ulang untuk mencuri daster emak-emak, apabila ia mengetahui bahwa warga setempat sedang giat-giatnya melakukan ronda atau siskamling.

 Ia akan tunggu kesempatan di saat warga lengah untuk menjalankan aksinya," jelas Rizieq.
Ia mempertanyakan, pelaku kejahatan yang masuk dalam katagori Extra Ordinary Crime, seperti kelompok teroris tak mungkin tidak mempertimbangkan hal-hal tersebut.

 Dan terkesan seperti memaksakan diri untuk melakukan aksinya di akhir tahun, seperti layaknya menghabiskan sisa anggaran.
"Ini terorisnya yang terlalu lugu atau sutradaranya yang kehabisan bahan skenario? Yasudah lah, yang penting kita tetap fokus pada target, tangkap dan penjarakan Ahok," tegasnya.


Sebelumnya banyak aksi teroris yang berhasil digagalkan Tim Densus 88 Anti Teror di penghujung tahun 2016. Terakhir kelompok teroris Purwakarta berhasil dibekuk saat perayaan Hari Natal, Minggu (25/12/2016) silam.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian membantah adanya rekayasa pengalihan isu atas penangkapan sejumlah kelompok teroris akhir-akhir ini.
Ia menegaskan para terduga teroris bakal diancam hukuman pidana berat. Untuk itu dirinya menilai mustahil ada orang yang bersedia 'dikorbankan' untuk rekayasa pengalihan isu teroris.

"Ngapain juga dia pasang badan seolah-olah mau ngebom. Ini nanti ancaman bisa kena hukuman mati," kata Tito beberapa waktu lalu.
Sekali lagi dirinya menegaskan, tak ada pengalihan isu terkait penanganan teroris yang saat ini tengah dilakukan Polri. Ia pun menjamin kinerja profesional Densus 88 Antiteror Polri dalam menangani kasus teror.netralnews.com
loading...

0 Response to "Ini Ungkapan Konyol Rizieq Shihab Soal Ancaman Bom di Akhir Tahun Yang Bikin Ngakak"

Poskan Komentar

close
loading...