About

loading...

MENGEJUTKAN!! TERNYATA HABIB KETURUNAN DARI.........

Berimbang 7 - Teman-teman pasti sudah tak asing lagi dengan nama Habib Rizieq Syihab, ya beliau adalah Imam Besar Front Pembela Islam (FPI). Keberaniannya menghadapi preman-preman beking tempat maksiat dan sikap tegasnya dalam membela kebenaran terkadang membuatnya malah dibenci masyarakat karena seringkali menggunakan cara kekerasan dibanding kelembutan. Walaupun sejak tahun 2003 FPI membuat paradigma baru dalam perjuangan yaitu lebih ditekankan lewat pembangunan ekonomi, pengembangan pendidikan dan pemberantasan maksiat melalui jalur hukum, ormas islam yang satu ini sudah terlanjur "dicap" sebagai ormas radikal oleh publik akibat pemberitaan media yang banyak memojokkan FPI dan Habib Rizieq.

Habib Rizieq Masih Keturunan Si Pitung

Namun, dibalik sisi kontroversial Habib Rizieq, tahukah teman-teman bahwa Habib Rizieq Syihab masih mempunyi keturunan jagoan asal betawi yang sangat terkenal yakni Si Pitung lho.. 

Menurut sejarawan Jakarta, Alwi Shahab, Habib Rizieq masih keturunan si Pitung, jagoan Betawi dari awal abad ke-20. Kakek Habib Rizieq, Habib Muhammad Syihab, dijodohkan dengan kerabat dekat Pitung. “Entah anaknya atau keponakannya.” Dari perkawinan itu, lahir Habib Hussein Syihab, ayah Habib Rizieq.

Melihat begitu patuhnya para anggota FPI kepada ketua umumnya, jadi teringat pada pemimpin Pandu Arab Indonesia, Husein Shihab, ayah Habib Rizieq Shihab. Pada awal 1950-an, Husein Shihab telah menghimpun para pemuda Arab untuk mengabdi pada bangsa melalui bidang kepanduan. Dia lebih dikenal dengan sebutan hopman — kata Belanda untuk pemimpin kepanduan.
  
Seperti juga Habib Rizieq, ayahnya itu juga sangat cekatan dalam memimpin dan memberikan pengarahan kepada para pemuda yang tergabung dalam Pandu Arab Indonesia. Kalau dibandingkan penampilan sang ayah dengan putranya yang kini memimpin ratusan ribu massa FPI yang menurut Habib Rizieq anggota FPI di Indonesia sekitar lima juta orang sungguh sangat jauh berbeda

Penampilan sang ayah yang sering memakai jas dan dasi, putranya ini selalu mengenakan jubah dan sorban. ”Ayah saya memang modern dan orangnya sangat berbaur,” kata Habib Rizieq, kelahiran Agustus 1965. Wajah Habib Rizieq sama persis dengan wajah almarhum ayahnya.

Sekalipun cara berpakaian dan berpikirnya modern, Habib Husein Shihab sangat dekat dengan ulama Betawi terkemuka, Habib Ali Alhabsyi dari Kwitang, Jakarta Pusat. Pada acara-acara seperti Maulid Nabi, Isra Miraj dan menerima tamu asing, Habib Ali selalu meminta Husein Shahab yang fasih berbahasa Belanda menjadi MC. Acara-acara Pandu Arab yang dilakukan tiap Sabtu sore berlangsung di halaman Madrasah Unwanul Falah di Kwitang. Madrasah yang dibangun oleh Habib Ali pada 1911 ini telah melahirkan sejumlah ulama Betawi.

Habib Rizieq mengaku ketika ayahnya meninggal dunia tahun 1966, dia baru berusia 11 bulan. ”Jadi saya mengenalnya hanya dari foto,” 
 
Sang ayah yang lahir tahun 1920-an, sebelum meninggal di Polonia, Jatinegara, berkata kepada seorang anggota keluarganya, ”Tanyakan kepada putra saya ini, kalau sudah besar mau menjadi ulama atau jagoan. Kalau mau jadi ulama, didik agamanya dengan baik. Kalau mau jadi jagoan, berikan dia golok.”

Sejak itu, Habib Rizieq dipindahkan ke Petamburan dan terakhir lulus Riyadh University(kini King Saud University) Arab Saudi. Kini dia tengah menyelesaikan tesis pada University Malaya, Kuala Lumpur, untuk lulus S2 bidang Syariat.

Menurut sejumlah teman almarhum Husein Shihab yang kini rata-rata berusia diatas 80 tahun, pemimpin Pandu Arab ini pernah bekerja di Rode Kruis (kini Palang Merah Indonesia) pada masa kembalinya Belanda setelah proklamasi kemerdekaan.

Husein, yang ketika itu masih berusia 20 tahunan, bekerja di bagian logistik. Di sini dia punya hubungan dengan para pejuang kemerdekaan. Dia banyak memberikan makanan dan pakaian untuk para pejuang yang ketika itu bergerilya di Jakarta dan sekitarnya.

Rupanya pihak NICA (tentara Belanda) mengendus tingkah lakunya itu, karena ada kawannya sendiri yang tega mengkhianatinya dan melaporkannya pada NICA. Tanpa ampun lagi, Husein Shihab pun ditangkap. Kedua tangannya diikat dan ia diseret dengan kendaraan jip.

Di penjara dia divonis hukuman mati oleh Belanda. Tapi, berkat bantuan Allah, Husein berhasil kabur dari penjara dan kabur ke Kali Malang. Dia selamat, meskipun bagian pantatnya tertembak. Dia sadar setelah sebelumnya mendapat pertolongan dari KH Nur Ali, pejuang Bekasi yang sangat ditakuti NICA
 
Suatu hari, Habib Rizieq memperlihatkan foto ayahnya dengan istri Bung Karno, Fatmawati, dalam suatu upacara pada awal kemerdekaan. Dia menyatakan bangga, ayahnya punya semangat nasionalisme yang tinggi dan ikut membakar para pemuda Arab melawan Belanda melalui Pandu Arab Indonesia.

Ayah Husein Shihab, Habib Muhammad Shihab, dahulu pernah memiliki ratusan delman dan memiliki istal kuda di depan RS Pelni. Delman yang bertrayek Tanah Abang ke Kebayoran Lama ini pernah diganggu oleh preman yang mengaku anak buah si Pitung, jagoan Betawi yang dibenci Belanda.

Seperti dituturkan Habib Rizieq, kakeknya itu langsung menemui Pitung yang merasa tidak senang namanya dicatut. Rupanya pertemuan itu malah membuat dua tokoh Betawi tersebut menjadi akrab. Akhirnya, Habib Muhammad dikawinkan dengan keponakan Pitung dari Kebon Nanas, Kebayoran Lama. Dari perkawinan ini lahirlah Husein Shihab, ayah Habib Rizieq.

Pustaka : https://pandjihijauhitam.wordpress.com/2012/01/24/habib-rizieq-keluarga-si-pitung/
loading...

2 Responses to "MENGEJUTKAN!! TERNYATA HABIB KETURUNAN DARI........."

  1. Serem juga, manusia berwatak pembenci seperti itu banyak dipuja-puji? Apakah suatu tindakan brutal yg dilakukan terhadap pihak lain dengan menggunakan simbol2 suatu agama, lalu secara otomatis para pemeluk agama tsb membenarkan itu? Apakah ini bukan suatu kesesatan?

    BalasHapus

close
loading...