About

loading...

KPK:OKNUM TNI TERLIBAT KASUS SUAP SATELIT,INI ULASANNYA...


Jakarta - Jubir KPK Febri Diansyah mengatakan ada indikasi kuat oknum TNI terlibat dalam perkara suap pengadaan satelit monit di Bakamla. Dugaan inilah yang mendasari kehadiran Danpuspom TNI Dodik Wijanarko ke kantor KPK untuk melakukan koordinasi.

"Koordinasi dengan Puspom berarti ada indikasi keterlibatan unsur-unsur dari dua wilayah peradilan," kata Febri di gedung KPK, Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (20/12/2016).

Dalam koordinasi antara Dodik dan pimpinan KPK sore tadi juga terjadi pertukaran informasi hasil penyidikan sementara. Mengingat TNI memiliki peradilan khusus bagi anggotanya yakni Peradilan Militer yang bukan merupakan kewenangan KPK. Dalam kasus suap di Bakamla, KPK hanya mengurusi pelaku dari sipil yang dihakimi melalui peradilan umum.

Dalam Pasal 42 UU KPK juga telah dijelaskan mengenai penanganan terpisah antara kpk dan TNI. Dimana KPK dalam hal ini mengkoordinasikan penanganan perkara tersebut kepada pihak TNI atau Peradilan Militer.

"Jadi KPK berproses kasus ini pada saat yang tepat akan diajukan ke pengadilan tindak pidana korupsi," ujarnya.

Febri enggan mengungkap siapa oknum TNI yang terindikasi terlibat kasus suap Bakamla. Ia mengaku belum mendapatkan nama oknum TNI tersebut dari penyidik.

"Soalnya kami belum dapatkan informasi namun ini adalah kasus suap diduga memang ada keterkaitan dari lintas yuridiksi tersebut," ujarnya.

Sejauh ini penyidikan yang dilakukan KPK adalah terkait hubungan dan rangkaian peristiwa penerimaan suap. Sumber dana dan siapapun yang terindikasi menerima aliran dana juga akan diselidiki.

"Kita akan lihat sejauh mana perkara ini dikembangkan baik ruang lingkup perkaranya ataupun dikembangkan aspek pihak yang terlibat," kata Febri. (msl/idh)Detiknews
loading...

0 Response to "KPK:OKNUM TNI TERLIBAT KASUS SUAP SATELIT,INI ULASANNYA..."

Poskan Komentar

close
loading...