About

loading...

AMIN RAIS: AHOK ITU DAJJAL SONTOLOYO DAN DEWA INGUSAN ! ,ini yang terjadi......

Berimbang7.com - Eks Ketua MPR Amien Rais terus melontarkan serangan tajam di tengah gerilya melawan Ahok jelang Pilgub DKI. Tim sukses cagub DKI incumbent itu pun angkat bicara.



"Saya kasihan sama beliau. Sudah umur segitu kok masih emosional. Semoga Allah memberikan panjang umur, sehat walafiat, sehingga tidak perlu capek-capek dan meledak. Kasihan," kata ketua tim pemenangan Ahok, Nusron Wahid, kepada detikcom, Minggu (18/8/2016).


Nusron merespons pernyataan Amien yang keras ke Ahok mulai sontoloyo sampai dewa kecil ingusan. Menurut Nusron, sudah saatnya Amien fokus ibadah.

"Sudah saatnya beliau ikut khalwat thariqah saja biar tenang, thoma'ninah dan istiqomah," sarannya.

Menurutnya, Jakarta tak segenting yang disuarakan Amien Rais. Sehingga tak perlu tabligh akbar penyelamatan seperti yang diserukan siang ini.

"Jakarta adem ayem kok. Tidak segenting dan sedarurat yang dibayangkan. Sehingga pakai tabligh akbar segala, dengan judul Selamatkan Jakarta. Darurat Jakarta. Apanya yang harus diselamatkan. Apanya yang darurat," katanya.


"Jakarta memang harus diselamatkan dari preman, mafia anggaran, mafia tanah dan koruptor. Dan yang bisa menyelamatkan itu, Ahok. Bukan yang lain. Jakarta memang darurat, dari intervensi politisi yang punya kepentingan bisnis dan tidak terakomodir. Yang bisa menghadapi ya Ahok," imbuh Ketua Koordinator Pemenangan Pemilu Golkar ini.

Beragam aksi melawan Ahok, menurut Nusron adalah orang-orang yang terganggu dengan gebrakan Ahok. Menurutnya, Jakarta ini perlu diselamatkan dari koruptor.

"Enggak usah bilang selamatkan Jakarta dengan menyingkirkan Ahok. Yang disingkirkan itu ya koruptor yang gentayangan di Jakarta. Dan Ahok punya komitmen dan bisa menyingkirkan itu. Yang lain apa sudah terbukti? Jangan-jangan nanti malah kompromi dan lembek lagi," pungkasnya. detik.com
loading...

0 Response to "AMIN RAIS: AHOK ITU DAJJAL SONTOLOYO DAN DEWA INGUSAN ! ,ini yang terjadi......"

Poskan Komentar

close
loading...